A. Judul
IMPLEMENTASI
METODE TANYA JAWAB DAN LATIHAN UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS V
PADA MATA PELAJARAN AL QURAN HADIST DI MADRASAH IBTIDAIYAH .......................................
B. Latar
Belakang
Kegiatan
pendidikan termanifestasi dalam kegiatan belajar mengajar. Menurut Muhibbin
Syah belajar adalah tahapan perubahan seluruh tingkahlaku individu yang relatif
menetap sebagai hasil pengalaman dan interaksi dengan lingkungan yang
melibatkan proses kognitif.[1]
Ranah psikologi
siswa yang terpenting adalah ranah kognitif, ranah kejiwaan yang berkedudukan
pada otak ini, dalam perspektif psikologi kognitif adalah sumber, sekaligus
pengendali ranah-ranah kejiwaan lainnya yakni ranah afektif dan psikomotorik.
Tidak seperti organ tubuh lainnya, organ otak sebagai markas fungsi kognitif
bukan hanya sebagai penggerak aktifitas akal fikiran, melainkan juga menara
pengontrol aktifitas perasaan dan perbuatan.
Dalam pembelajaran pendidikan agama, khususnya pembelajaran
mata pelajaran Al Quran Hadist di madrasah seringkali kita menemukan berbagai
macam permasalahan. Diantaranya penguasaan hafalan materi dan proses
pembelajarannya berpusat pada guru, banyak terjadi miskonsepsi, situasi
membosankan dan siswa menjadi kesal sehingga pencapaian tujuan kognitif menjadi
“mengulit bawang” serta rendahnya percaya diri siswa sebagai akibat dari
lunaknya isi pembelajaran dan penyampaian guru. Oleh sebab itu guru dituntut
menjadi seorang guru yang profesional dalam mengahadapi pendidikan yang selalu
mengalami perubahan yang mengarah pada perbaikan untuk mencapai keberhasilan
dalam proses pembelajaran diperlukan inovasi perangkat pembelajaran yang
meliputi strategi pembelajaran dan kesiapan siswa dalam belajar.
Berdasarkan hal tersebut diatas, penulis mengadakan perbaikan
pembelajaran melalui Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) agar siswa memperoleh
penguasaan materi dengan lebih baik.
C. Rumusan
Masalah
Berdasarkan diskusi antara penulis dengan teman sejawat pada
mata Al Quran Hadist pada kelas V MI Madrasah Maslakul Ulum Trangkil Pati,
bahwa faktor penyebab kekurang kemampuan siswa dalam penguasaan materi adalah:
a.
Penjelasan guru terlalu cepat
b.
Penjelasan materi di dominasi oleh
guru
c.
Siswa kurang memperhatikan
penjelasan guru
Berdasarkan faktor penyebab kekurangan yang tersebut diatas
maka yang menjadi fokus perbaikan adalah “Bagaimanakah cara menggunakan
strategi tanya jawab dan latihan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa
dalam penguasaan materi mata pelajaran Al Quran Hadist?”
D. Penegasan
Istilah
Agar
tidak terjadi penafsiran yang menyimpang dari judul yang dimaksud, maka perlu
ditegaskan penjelasan beberapa istilah yang dianggap penting. Adapun
istilah-istilah tersebut sebagai berikut :
1.
Implementasi
Implementasi adalah pelaksanaan.[2]
2.
Metode Tanya Jawab dan Metode Latihan
Metode
tanya jawab adalah metode mengajar yang memungkinkan terjadinya komunikasi
lngsung yang bersifat two way traffic sebab pada saat yang sama terjadi
dialog antara guru dan siswa. Guru bertanya siswa menjawab, atau siswa bertanya
guru menjawab. Dalam komunikasi ini terlihat adanya hubungan timbal balik
secara langsung antara guru dan siswa.[3]
Pendapat tersebut didukung juga oleh Syaiful Bahri Djamaroh bahwa metode tanya
jawab adalah cara penyajian mata pelajaran dalam bentuk pertanyaan yang harus
dijawab, terutama dari guru kepada siswa dan dapat pula dari siswa kepada guru[4].
Sedangkan metode latihan adalah metode yang digunakan untuk memperoleh suatu
ketangkasan atau ketrampilan dari apa yang dipelajari. [5]
3.
Mata Pelajaran Al Quran Hadist
Mata
pelajaran Al Quran Hadist, yang dimaksudkan adalah salah satu mata pelajaran
yang diajarkan di MI Maslakul Ulum Trangkil Pati.
4.
Prestasi Belajar
Prestasi
belajar adalah hasil yang telah dicapai dan telah dilakukan, dikerjakan dan
secara akademis hasil pelajaran diperoleh dari kegiatan belajar disekolah atau
perguruan tinggi yang ditentukan melalui pengukuran dan penelitian[6]. Jadi yang dimaksud prestasi belajar disini
adalah hasil yang dicapai oleh anak didik setelah menempuh pendidikan di suatu
lembaga pendidikan setelah mendapat bimbingan dan pengajaran dari seorang guru.
Dalam hal ini akan dibuktikan dengan melalui hasil penilaian setelah dilakukan
evaluasi.
.
E. Tujuan
Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan prestasi
belajar siswa melalui metode pembelajaran tanya jawab dan latihan pada mata
pelajaran Al Quran Hadist di MI Maslakul Ulum Trangkil Pati.
F. Manfaat
Penelitian
1.
Bagi guru
a. Mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan
b. Meningkatkan kemampuan profesionalisme
c. Memperbaiki pembelajaran yang dikelolanya
2.
Bagi siswa
a. Meningkatkan kualitas pendidikan
b. Memudahkan siswa menerima pembelajaran terutama mata pelajaran Al Quran Hadist
c. Merangsang keaktifan siswa
3.
Bagi pembaca
Bagi pembaca agar dapat menambah wawasan dan termotivasi untuk meningkat
prestasi belajar siswa.
G. Kajian
Pustaka
1. Metode Tanya Jawab dan Latihan
a. Metode Tanya Jawab
Metode tanya jawab adalah metode mengajar yang
memungkinkan terjadinya komunikasi lngsung yang bersifat two way traffic
sebab pada saat yang sama terjadi dialog antara guru dan siswa. Guru bertanya
siswa menjawab, atau siswa bertanya guru menjawab. Dalam komunikasi ini
terlihat adanya hubungan timbal balik secara langsung antara guru dan siswa.[7]
Pertanyaan yang dirumuskan dan digunakan dengan tepat
akan menjai alat komunikasi yang ampuh antara guru dan siswa. Oleh sebab itu
guru harus menguasai berbagai tehnik bertanya dan guru juga harus mendengarkan
dengan sungguh-sungguh apa yang dikemukakan siswa serta memberikan tanggapan
positif terhadap siswa. Penguasaan tehnik bertanya merupakan penunjang agar
siswa belajar aktif.
Dengan bertanya berarti siswa ada motivasi belajar dan
setengah faham dengan apa yang disampaikan oleh gurunya. Semakin anak banyak
bertanya maka semakin besar keinginan tahunya terhadap apa yang dipelajari,
sehingga akan mudah menerima apa yang disampaikan guru.
b. Metode Latihan
Metode latihan yang disebut juga metode training
merupakan suatu cara mengajar yang baik untuk menanamkan kebiasaan-kebiasaan
tertentu. Selain itu juga sebagai sarana untuk memelihara kebiasaan-kebiasaan
yang baik. Mnetode ini digunakan untuk memperoleh suatu kletangkasan, ketepatn,
kesempatan dan ketrampilan.[8]
Sebagai suatu metode yang diakui banyak mempunyai kelebihan,
juga tidak dapat disangkal bahwa metode latihan ini mempunyai beberapa
kelemahan. Kelebihan dari metode ini adalah:
a)
Untuk memperoleh kecakapan motoris
seperti menulis, melafalkan huruf, kata-kata atau kalimat dan menggunakan
alat-alat.
b)
Untuk memperoleh kecakapan mental
seperti dalam perkalian, pengurangan dan hafalan-hafalan.
c)
Untuk memperoleh kecakapan dalam
bentuk asosiasi yang dibuat, seperti hubungan huruf-huruf dalam ejaan,
penggunaan simbol, membaca peta dan sebagainya.[9]
2. Prestasi Belajar
Prestasi
belajar adalah hasil yang telah dicapai dan telah dilakukan, dikerjakan dan
secara akademis hasil pelajaran diperoleh dari kegiatan belajar disekolah atau
perguruan tinggi yang ditentukan melalui pengukuran dan penelitian[10].
Jadi prestasi belajar adalah hasil yang dicapai oleh anak didik setelah mereka
menempuh pendidikan di suatu lembaga pendidikan setelah mendapat bimbingan dan
pengajaran dari seorang guru. Hal ini akan dibuktikan dengan melalui hasil
penilaian/evaluasi dengan menggunakan tes hasil belajar.
Adapun untuk mengetahui hasil yang dicapai
oleh siswa dalam proses belajar mengajar adalah melalui evaluasi, karena fungsi
evaluasi atau penilaian dalam proses belajar mengajar adalah untuk mengetahui
tercapai tidaknya tujuan pengajaran dalam hal ini tujuan intruksional khusus,
selain itu evaluasi juga untuk mengetahui keefektifan proses belajar mengajar
yang telah dilakukan oleh seorang guru.[11]
3. Implementasi Metode Penugasan dan
Latihan Terhadap Prestasi Belajar
Dengan
metode penugasan dan latihan, siswa akan lebih aktif dan lebih membekas
diingatan siswa tentang materi-materi yang dipelajarinya. Menurut Dr. E.
Mulyasa penggunaan metode yang tepat akan turut menentukan efektivitas dan
efisiensi pembelajaran maka dari itu metode pembelajaran harus dipilih dan
dikembangkan untuk meningkatkan aktivitas dan kreativitas peserta didik[12].
Jadi apabila adanya ketepatan pemilihan metode pembelajaran maka akan dapat
meningkatkan prestasi belajar siswa, namun bila tidak ada ketepatan pemilihan
metode pembelajaran maka sudah barang tentu akan berpengaruh buruk terhadap
prestasi belajar siswa.
H. Indikator
Hasil
Variabel indikator yang diamati dalam penelitian ini adalah
prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran Al Quran Hadist materi hadist tentang
ciri-ciri orang munafik.
I.
Metodologi Penelitian
1. Subjek Penelitian
Pelaksanaan perbaikan pembelajaran Al Quran Hadist kelas V siklus I dan II dilaksanakan dengan jadwal
sebagai berikut:
Tempat : MI .......................................
Kelas/semester : V/ II
Tanggal pelaksanaan : Pelaksanaan pembelajaran awal
Senin, 5 Mei 2008
Siklus I, Senin 12 Mei 2008
Siklus II, Senin 19 Mei 2008
2. Deskripsi per siklus
Prosedur pelaksanaan
Langkah – langkah yang ditempuh
dalam perbaikan pembelajaran Al Quran Hadist adalah sebagai berikut:
a.
Merencanakan kegiatan
Perbaikan pembelajaran Al Quran Hadist melaui PTK ini
dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan, yang dilaksanakan 2 siklus.
Rencana kegiatan yang penulis lakukan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa
adalah sebagai berikut:
Siklus I :
·
Pelaksanaan pembelajaran
dilaksanakan guru dengan penjelasan yang tidak terlalu cepat dengan bahasa yang
mudah diterima siswa.
·
Guru memotivasi siswa agar
lebih terespon untuk bertanya pada guru.
·
Memperbanyak
latihan-latihan soal lembar kerja dengan tanya jawab.
Siklus II:
Ø
Meningkatkan penyampaian
materi pembelajaran dengan metode pengamatan dan bahasa yang mudah diterima.
Ø
Melibatkan siswa secara
aktif dalam pembelajaran melalui tanya jawab dan tugas.
Ø
Membimbing dan memperbanyak
latihan-latihan soal lembar kerja.
b.
Melaksanakan kegiatan
Dari hasil perencanaan kegiatan, penulis menyusun
rencana pembelajaran mata pelajaran Al Quran Hadist untuk sikuls I dan II
yaitu:
·
Berorientasi pada upaya
peningkatan motivasi siswa agar mampu
mengungkapkan apa yang belum dipahami terhadap materi yang disampaikan oleh
guru.
·
Pelaksanaan perbaikan
siklus I tanggal 12 Mei 2008 dan rencana pembelajaran (terlampir) yang
berorientasi pada memotivasi belajar siswa serta mengungkapkan pertanyaan
terhadap materi yang belum dipahami.
·
Pelaksanaan perbaikan
siklus II tanggal 19 Mei 2008 dan rencana pembelajaran (terlampir) yang
berorientasi pada peningkatan siswa yang
mendapat nilai rendah.
c.
Mengamati tindakan pembelajaran
Pada tahap ini penulis dengan bantuan teman sejawat dan
seorang supervisor ( kepala madrasah) yang bertindak sebagai pengamat,
sedangkan penulis sebagai pemberi tindakan.
Pembelajaran mengacu pada rencana perbaikan pembelajaran siklus I dan
aspek yang diamati adalah :
·
Kegiatan guru dalam
melakukan pola interaksi dan memotivasi
dalam pembelajaran
·
Kemampuan siswa dalam
memahami materi pelajaran yang terealisasikan dalam bentuk tes formatif
Siklus II
Pada siklus II ini, penulis fokuskan pada siswa yang belum mencapai hasil
yang optimal dari materi pembelajaran Al Quran Hadist
d.
Pengumpulan data
Setelah melakukan PBM dan menyelesaikan pembelajaran
pada siklus I dan siklus II pada mata pelajaran Al Quran Hadist dengan pokok
bahasan”Hadist tentang ciri-ciri orang munafik” penulis memperoleh data
tentang:
Hasil evaluasi materi hadist tentang silaturrahmi sebagai berikut:
No
|
Nama Siswa
|
Analisa Hasil Evaluasi
|
||||||||
Sebelum PTK
|
Siklus I
|
Siklus II
|
||||||||
Nilai
|
Ketuntasan Siswa
|
Nilai
|
Ketuntasan
Siswa
|
Nilai
|
Ketuntasan Siswa
|
|||||
Tuntas
|
Belum
|
Tuntas
|
Belum
|
Tuntas
|
Belum
|
|||||
1
|
50
|
√
|
80
|
√
|
90
|
√
|
||||
2
|
60
|
√
|
70
|
√
|
80
|
√
|
||||
3
|
50
|
√
|
75
|
√
|
75
|
√
|
||||
4
|
75
|
√
|
80
|
√
|
80
|
√
|
||||
5
|
40
|
√
|
60
|
√
|
75
|
√
|
||||
6
|
80
|
√
|
90
|
√
|
100
|
√
|
||||
7
|
75
|
√
|
90
|
√
|
80
|
√
|
||||
8
|
40
|
√
|
70
|
√
|
90
|
√
|
||||
9
|
30
|
√
|
75
|
√
|
80
|
√
|
||||
10
|
60
|
√
|
70
|
√
|
60
|
√
|
||||
11
|
60
|
√
|
60
|
√
|
60
|
√
|
||||
12
|
60
|
√
|
80
|
√
|
100
|
√
|
||||
13
|
75
|
√
|
80
|
√
|
80
|
√
|
||||
14
|
75
|
√
|
90
|
√
|
90
|
√
|
||||
15
|
60
|
√
|
75
|
√
|
90
|
√
|
||||
Jumplah
|
890
|
1145
|
1230
|
|||||||
Rata-rata N.
|
59
|
76
|
82
|
|||||||
N. Tertinggi
|
80
|
90
|
100
|
|||||||
N. Terendah
|
30
|
60
|
60
|
|||||||
Tk.Ketuntasan
|
33%
|
77 %
|
77 %
|
33 %
|
87 %
|
13 %
|
||||
- Sebelum PTK
Nilai
rata-rata : 890 : 15 = 59
Nilai
tertinggi : 80
Nilai
terendah : 30
Tingkat
ketuntasan : 33 %
- Perbaikan pembelajaran siklus I
Nilai
rata-rata : 1145 : 15 = 76
Nilai
tertinggi : 90
Nilai
terendah : 60
Tingkat
ketuntasan : 77 %
- Perbaikan pembelajaran siklus II
Nilai
rata-rata : 1230 : 15 = 82
Nilai
tertinggi : 100
Nilai
terendah : 60
Tingkat
ketuntasan : 87 %
Dengan memperhatikan tabel hasil evaluasi kelas V mata
pelajaran Al Quran Hadist dan perbaikan siklus I dan siklus II sudah menunjukan
peningkatan, yaitu sebelum perbaikan pembelajaran nilai rata-rata siswa 59 yang
terbagi atas 5 memperoleh nilai tuntas dan 10 siswa memperoleh nilai belum
tuntas. Setelah diadakan perbaikan pembelajaran siklus I rata-rata hasil
evaluasi 76 yang terbagi atas 10 siswa memperoleh nilai tuntas dan 5 siswa
belum tuntas. Adapun nilai perolehan pada siklus II rata-rata hasil evaluasi 82
yang terbagi atas 13 memperoleh nilai tuntas dan 2 siswa yang belum mendapat
nilai tuntas. Sehingga siswa yang menguasai materi pelajaran Al Quran Hadist
bab hadist tentang ciri-ciri orang munafiq ada
87 %.
Berdasarkan temuan dari teman sejawat yang dicatat pada
lembar pengamatan nilai semakin
meningkat karena:
- Pembelajaran dilakukan dengan merangsang motivasi siswa untuk bertanya
- Adanya interaksi/ umpan balik dan penjelasan guru yang jelas
- Melibatkan siswa secara aktif untuk menjawab pertanyaan
Pembahasan:
Dalam proses pembelajaran Al Quran Hadist ditemukan
masalah-masalah yang menyebabkan siswa kurang memahami materi tentang hadist
silaturrahmi. Menurut Dr. E. Mulyasa penggunaan metode yang tepat akan turut
menentukan efektivitas dan efisiensi pembelajaran maka dari itu metode
pembelajaran harus dipilih dan dikembangkan untuk meningkatkan aktivitas dan
kreativitas peserta didik[13].
Jadi apabila adanya ketepatan pemilihan metode pembelajaran maka akan dapat
meningkatkan prestasi belajar siswa, namun bila tidak ada ketepatan pemilihan
metode pembelajaran maka sudah barang tentu akan berpengaruh buruk terhadap
prestasi belajar siswa.
Langkah yang ditempuh guru untuk meningkatkan hasil
belajar pada siklus I :
a.
Selalu memotivasi siswa untuk
bertanya apabila tidak faham dengan penjelasan yang disampaikan guru.
b.
Mengadakan umpan balik yang berupa
tanya jawab dan pemberian tugas .
Kurang
keberhasilan pada siklus I diperbaiki pada siklus II yaitu dengan cara
memperbanyak mengerjakan soal-soal latihan . Ternyata siswa dapat memperoleh
nilai baik yaitu rata-rata 82 dengan ketuntasan 87 %, sehingga siswa merasa
senang dengan pembelajaran tersebut.
J. Kesimpulan
dan Saran
a. Kesimpulan
Berdasarkan kriteria dan diskripsi hasil evaluasi yang
tersebut diatas, maka dapat penulis simpulkan bahwa:
a.
Mengatur waktu secara efektif
untuk mengadakan umpan balik terhadap materi.
b.
Selalu memotivasi siswa untuk
mengungkapkan hal yang belum dipahami terhadap materi yang disampaikan oleh
guru.
c.
Memberi kesempatan waktu untuk
menanyakan kejelasan materi
b. Saran
Perbaikan pembelajaran melaui PTK sangat baik digunakan dan
dikembangkan oleh guru demi meningkatkannya kemampuan siswa dalam pembelajaran.
Beberapa hal yang dapat dipakai acuan dalam peningkatan prestasi belajar
adalah:
1.
Menciptakan suasana kelas yang
kondusif
2.
Penjelasan guru dalam menyampaikan
materi harus menarik dan bervariasi.
3.
Memberikan bimbingan kepada siswa
4.
Menyusun evaluasi tes akhir dari
tingkat yang mudah ke sukar
5.
Mengalokasikan waktu sesuai
kegiatan pembelajaran.
Disampaing itu kiranya seseorang guru harus selalu
meningkatkan pengetahuannya baik melalui KKG, workshop dan penataran agar dapat
memperbaiki kinerjanya dan dapat melaksanakan perbaiakn pembelajaran melalui
PTK.
Lampiran-lampiran:
RENCANA
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( SEBELUM PERBAIKAN )
Satuan Pendidikan
|
:
|
Madrasah Ibtidaiyah
|
Mata Pelajaran
|
:
|
Al Qur’an Hadits
|
Kelas/Semester
|
:
|
V/2
|
Alokasi Waktu
|
:
|
4 x 35 menit
|
Pertemuan ke
|
:
|
1 s/d 2
|
Standar Kompetensi
|
:
|
2. Mampu memahami arti
surat-surat tertentu dalam Juz Amma dan memahami lafal dan arti hadits
tentang taqwa, sholat berjamaah dan ciri-ciri orang munafiq.
|
Kompetensi Dasar
|
:
|
2.1.Memahami hadits tentang
ciri-ciri orang munafik
|
Indikator
|
:
|
·
Hafal hadits tentang ciri-ciri orang munafiq
·
Dapat menerjemahkan hadits tentang ciri-ciri orang munafiq
·
Dapat menjelaskan kandungan hadits
tentang ciri-ciri orang munafiq
·
Dapat menjelaskan pengertian munafiq
·
Dapat menyebutkan ciri – ciri orang munafiq
·
Dapat menjelaskan bahayanya sifat munafiq
·
Dapat menyebutkan contoh prilaku yang mencerminkan kemunafikan
·
Dapat menjauhi sifat munafiq
|
A.
Tujuan Pembelajaran
Setelah
mengikuti kegiatan pembelajaran ini siswa dapat (1) Hafal hadist tentang
cirri-ciri orang munafiq (2) Menerjemahkan
hadist ciri-ciri orang munafiq (3) Menjelaskan kandungan hadist tentang
ciri-ciri orang munafiq (4) Menjelaskan pengertian munafiq (5) Menyebutkan
ciri-ciri orang munafiq (6) Menjelaskan bahayanya sifat munafiq (7) Menyebutkan
contoh perilaku yang mencerminkan kemunafikan (8) Menjauhi sifat munafiq
B.
Materi Pembelajaran
Hadist tentang ciri-ciri orang munafiq dan
kandungan isinya
C.
Metode Pembelajaran
Diskusi, Tanya
Jawab, Bercerita
D.
Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan I
1. Kegiatan
awal
·
Guru menjelaskan tujuan
pembelajaran
·
Membaca hadits tentang
ciri-ciri orang munafiq secara bersama-sama
2. Kegiatan
inti
·
Secara individu siswa
diminta membaca hadist ciri-ciri orang munafiq dengan bergantian
·
Guru menjelaskan arti kata
hadist ciri-ciri orang munafiq
·
Menerjemahkan hadits
tentang ciri-ciri orang munafiq
3. Kegiatan
akhir
·
Secara bersama-sama siswa
diminta membaca dan menerjemahkan hadist cirri-ciri orang munafiq
·
Guru memberikan tugas
kepada siswa menghafalkan hadist cirri-ciri orang munafiq untuk pertemuan yang
akan datang
·
Guru memotivasi siswa untuk
lebih giat belajar.
Pertemuan II
1. Kegiatan awal
·
Secara bersama-sama siswa
membaca dan menerjemahkan hadist cirri-ciri orang munafiq
2. Kegiatan inti
·
Secara individu siswa
diminta menghafal dan menerjemahkan hadist cirri-ciri orang munafiq dengan bergantian
didepan kelas
·
Guru menjelaskan pengertian
munafiq, cirri-ciri dan bahayanya
·
Siswa diminta memberikan
contoh prilaku yang mencerminkan kemunafikan
3.
Kegiatan akhir
·
Secara bersama-sama siswa
membaca dan menerjemahkan hadist cirri-ciri orang munafiq
·
Guru memotivasi siswa untuk
lebih giat belajar
E.
Alat dan Sumber Belajar
Sumber Belajar :
·
Buku Paket Al-Qur’an Hadits
kelas II MI
·
Buku yang relevan
·
LKS
Alat :
Papan tulis, kapur,
penghapus
F.
Penilaian
Teknik : Tes
Bentuk : Tertulis, Unjuk kerja,
Lesan, Performance
Instrumen : Terlampir
Lampiran
Tes lesan
Hafalkan hadist cirri-ciri orang
munafiq beserta artinya!
Tes tertulis
Pilihlah salah satu jawaban yang
paling tepat!
1. Hadist diatas
diriwayatkan oleh…………..
a. Ibnu Majah c. Bukhori dan Muslim
b. Tirmizi d. Hakim dan Ahmad
2. Orang munafiq
selalu berkata……………
a. Baik c. Benar
b. Sopan d. Dusta
3. Apabila
berjanji, orang munafiq selalu………………..
a. Mengingkari c. Mempertanggungjawabkan
b. Menepatinya d. Menunaikanya
4. ﻖﻓ ﺎﻧﻣﻟﺍ ﺔﻴﺍ
artinya…………
a. Tanda-tanda orang kafir c. Tanda-tanda orang fasik
b. Tanda-tanda orang munafiq d. Akibat orang munafiq
5. ﻦ ﺎﺨ
artinya
a. Khianat c.
Mengingkari
b. Dipercaya d. Berjanji
Jawablah pertanyaan dibawah ini
dengan singkat dan tepat!
1. Apa artinya
munafiq?
2. Sebutkan
tanda-tanda orang munafiq!
3. Mengapa Allah
SWT sangat membenci orang munafiq?
4. Apa akibat yang
ditimbulkan oleh orang munafiq?
5. Bagaimana
caranya agar kita terhindar dari sifat munafiq?
Unjuk kerja dan performance
Kelas dibagi dalam 5 kelompok untuk
membuat kaligrafi hadist tentang ciri-ciri orang munafiq
RENCANA
PERBAIKAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
SIKLUS
I
Satuan Pendidikan
|
:
|
Madrasah Ibtidaiyah
|
Mata Pelajaran
|
:
|
Al Qur’an Hadits
|
Kelas/Semester
|
:
|
V/2
|
Alokasi Waktu
|
:
|
2 x 35 menit
|
Pertemuan ke
|
:
|
1
|
Standar Kompetensi
|
:
|
3.
Mampu memahami arti surat-surat tertentu dalam Juz Amma dan memahami
lafal dan arti hadits tentang taqwa, sholat berjamaah dan ciri-ciri orang
munafiq.
|
Kompetensi Dasar
|
:
|
2.2.Memahami hadits tentang
ciri-ciri orang munafik
|
Indikator
|
:
|
·
Hafal hadits tentang ciri-ciri orang munafiq
·
Dapat menerjemahkan hadits tentang ciri-ciri orang munafiq
·
Dapat menjelaskan kandungan hadits
tentang ciri-ciri orang munafiq
·
Dapat menjelaskan pengertian munafiq
·
Dapat menyebutkan ciri – ciri orang munafiq
·
Dapat menjelaskan bahayanya sifat munafiq
·
Dapat menyebutkan contoh prilaku yang mencerminkan kemunafikan
·
Dapat menjauhi sifat munafiq
|
A.
Tujuan Pembelajaran
Setelah
mengikuti kegiatan pembelajaran ini siswa dapat (1) Hafal hadist tentang
cirri-ciri orang munafiq (2) Menerjemahkan
hadist ciri-ciri orang munafiq (3) Menjelaskan kandungan hadist tentang
ciri-ciri orang munafiq (4) Menjelaskan pengertian munafiq (5) Menyebutkan
ciri-ciri orang munafiq (6) Menjelaskan bahayanya sifat munafiq (7) Menyebutkan
contoh perilaku yang mencerminkan kemunafikan (8) Menjauhi sifat munafiq
B.
Materi Pembelajaran
Hadist tentang ciri-ciri orang munafiq dan
kandungan isinya
C.
Metode Pembelajaran
Diskusi, Tanya
Jawab, Bercerita, latihan
D.
Langkah-langkah Pembelajaran
1. Kegiatan
awal (15 menit)
·
Guru menjelaskan tujuan
pembelajaran
·
Membaca hadits tentang
ciri-ciri orang munafiq secara bersama-sama
2. Kegiatan
inti ( 40 menit )
·
Secara individu siswa
diminta membaca hadist ciri-ciri orang munafiq dengan bergantian
·
Guru menjelaskan arti kata
hadist ciri-ciri orang munafiq
·
Menerjemahkan hadits
tentang ciri-ciri orang munafiq
·
Guru memberi tugas
mengerjakan soal latihan
·
Membahas soal latihan
3. Kegiatan
akhir (15 menit)
·
Guru memberikan tugas
kepada siswa menghafalkan hadist cirri-ciri orang munafiq untuk pertemuan yang
akan datang
·
Guru memotivasi siswa untuk
lebih giat belajar.
E.
Alat dan Sumber Belajar
Sumber Belajar :
·
Buku Paket Al-Qur’an Hadits
kelas II MI
·
Buku yang relevan
·
LKS
Alat :
Papan tulis, kapur,
penghapus
F.
Penilaian
Teknik : Tes
Bentuk : Tertulis, Unjuk kerja,
Lesan, Performance
Instrumen : Terlampir
Lampiran
Tes lesan
Hafalkan hadist cirri-ciri orang
munafiq beserta artinya!
Tes tertulis
Pilihlah salah satu jawaban yang
paling tepat!
1. Hadist diatas
diriwayatkan oleh…………..
a. Ibnu Majah c. Bukhori dan Muslim
b. Tirmizi d. Hakim dan Ahmad
2. Orang munafiq
selalu berkata……………
a. Baik c. Benar
b. Sopan d. Dusta
3. Apabila
berjanji, orang munafiq selalu………………..
a. Mengingkari c. Mempertanggungjawabkan
b. Menepatinya d. Menunaikanya
4. ﻖﻓ ﺎﻧﻣﻟﺍ ﺔﻴﺍ
artinya…………
a. Tanda-tanda orang kafir c. Tanda-tanda orang fasik
b. Tanda-tanda orang munafiq d. Akibat orang munafiq
5. ﻦ ﺎﺨ
artinya
a. Khianat c.
Mengingkari
b. Dipercaya d. Berjanji
Jawablah pertanyaan dibawah ini
dengan singkat dan tepat!
1. Apa artinya munafiq?
2. Sebutkan
tanda-tanda orang munafiq!
3. Mengapa Allah
SWT sangat membenci orang munafiq?
4. Apa akibat yang
ditimbulkan oleh orang munafiq?
5. Bagaimana
caranya agar kita terhindar dari sifat munafiq?
RENCANA
PERBAIKAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
SIKLUS
II
Satuan Pendidikan
|
:
|
Madrasah Ibtidaiyah
|
Mata Pelajaran
|
:
|
Al Qur’an Hadits
|
Kelas/Semester
|
:
|
V/2
|
Alokasi Waktu
|
:
|
4 x 35 menit
|
Pertemuan ke
|
:
|
1 s/d 2
|
Standar Kompetensi
|
:
|
4. Mampu memahami arti
surat-surat tertentu dalam Juz Amma dan memahami lafal dan arti hadits
tentang taqwa, sholat berjamaah dan ciri-ciri orang munafiq.
|
Kompetensi Dasar
|
:
|
2.3.Memahami hadits tentang
ciri-ciri orang munafik
|
Indikator
|
:
|
·
Hafal hadits tentang ciri-ciri orang munafiq
·
Dapat menerjemahkan hadits tentang ciri-ciri orang munafiq
·
Dapat menjelaskan kandungan hadits
tentang ciri-ciri orang munafiq
·
Dapat menjelaskan pengertian munafiq
·
Dapat menyebutkan ciri – ciri orang munafiq
·
Dapat menjelaskan bahayanya sifat munafiq
·
Dapat menyebutkan contoh prilaku yang mencerminkan kemunafikan
·
Dapat menjauhi sifat munafiq
|
A.
Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran ini siswa dapat (1)
Hafal hadist tentang cirri-ciri orang munafiq (2) Menerjemahkan hadist ciri-ciri orang munafiq (3) Menjelaskan
kandungan hadist tentang ciri-ciri orang munafiq (4) Menjelaskan pengertian
munafiq (5) Menyebutkan ciri-ciri orang munafiq (6) Menjelaskan bahayanya sifat
munafiq (7) Menyebutkan contoh perilaku yang mencerminkan kemunafikan (8)
Menjauhi sifat munafiq
B.
Materi Pembelajaran
Hadist tentang ciri-ciri orang munafiq dan
kandungan isinya
C.
Metode Pembelajaran
Diskusi, Tanya
Jawab, latihan, Bercerita
D.
Langkah-langkah Pembelajaran
1. Kegiatan awal (5 menit)
·
Secara bersama-sama siswa
membaca dan menerjemahkan hadist cirri-ciri orang munafiq
2. Kegiatan inti ( 50 menit )
·
Secara individu siswa
diminta menghafal dan menerjemahkan hadist cirri-ciri orang munafiq dengan
bergantian didepan kelas
·
Guru menjelaskan pengertian
munafiq, cirri-ciri dan bahayanya
·
Siswa diminta memberikan
contoh prilaku yang mencerminkan kemunafikan
·
Guru memberi tugas
mengerjakan soal-soal latihan
·
Membahas soal latihan
3.
Kegiatan akhir (15 menit)
·
Guru memotivasi siswa untuk
lebih giat belajar
E.
Alat dan Sumber Belajar
Sumber Belajar :
·
Buku Paket Al-Qur’an Hadits
kelas II MI
·
Buku yang relevan
·
LKS
Alat :
Papan tulis, kapur,
penghapus
F.
Penilaian
Teknik : Tes
Bentuk : Tertulis, Unjuk kerja,
Lesan, Performance
Instrumen : Terlampir
Lampiran
Tes lesan
Hafalkan hadist cirri-ciri orang
munafiq beserta artinya!
Tes tertulis
Isilah titik – titik dibawah ini
dengan tepat!
1. Janji adalah hutang, maka harus……………….
2.
Katakanlah yang benar, walaupun………………..
3.
Yang akan menempati neraka
ditangga paling bawah adalah………
4.
Insya Allah artinya…………..
5.
Amanah itu harus disampaikan
pada…………….
6.
Amanah itu akan
mendatangkan………………..
7.
Lawan sifat amanah adalah………….
8.
Bila berjanji hendaklah diiringi
ucapan………….
9.
Ani dititipi uang untuk
disampaikan kepada kakaknya. Oleh Ani uang itu malah untuk jajan. Ani cermin
anak yang…………..
10. Budi mendapat tugas mengedarkan undangan. Budi menyampaikan ke
alamat masing-masing. Budi cermin anak yang……………
Jawablah
pertanyaan dibawah ini dengan tepat!
1.
Siapakah yang disebut orang munafiq itu?
2.
Apa akibat orang yang suka ingkar janji?
3.
Tindakan apa yang harus kamu lakukan, bila kamu tidak dapat memenuhi janji?
4.
Apa sebab setiap kita akan berjanji diperintah untuk mengiringi dengan ucapan InsyaAllah?
5.
Bagaimanakah caranya kita menghindari sikap munafiq?
[1] Muhibbin
Syah, Psikologi Belajar, (Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1999), hlm.68.
[2] Ibid..,hlm.377.
[3]
Ahmad Sabri, Strategi Belajar Mengajar dan Micro Teaching, ( Ciputat:
Ciputat Press, 2005), hlm.55
[4]
Syaiful Bahri Djamaroh, Strategi Belajar Mengajar, ( Jakarta : Rineka Cipta, 2002), hlm. 107
[5] Ahmad
Sabri, op cit.., hlm. 64.
[6] Ahmad
Tafsir, Pendidikan Agama Dalam Keluarga,(Bandung: Remaja Rosda Karya,
1996), hlm. 7.
[7] Ahmad
Sabri, Strategi Belajar Mengajar dan Micro Teaching, ( Ciputat: Ciputat
Press, 2005), hlm.55
[8] Syaiful
Bahri Djamaroh, op cit.., hlm. 108.
[9] Ibid..
[10] Ahmad
Tafsir, Pendidikan Agama Dalam Keluarga,(Bandung: Remaja Rosda Karya,
1996) hlm. 7.
[11]
Dr. Nana Sudjana, Dasar – dasar Proses Mengajar, (Bandung: Sinar Baru,
1991), hlm. 11.
[13] E.
Mulyasa, op cit..,hlm. 107.
No comments:
Post a Comment