Breaking News

Makalah

Sunday, October 9, 2016

ptk IMPLEMENTASI METODE TANYA JAWAB DAN LATIHAN UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA

A. Judul
IMPLEMENTASI METODE TANYA JAWAB DAN LATIHAN UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS V PADA MATA PELAJARAN AL QURAN HADIST DI MADRASAH IBTIDAIYAH .......................................

B. Latar Belakang
            Kegiatan pendidikan termanifestasi dalam kegiatan belajar mengajar. Menurut Muhibbin Syah belajar adalah tahapan perubahan seluruh tingkahlaku individu yang relatif menetap sebagai hasil pengalaman dan interaksi dengan lingkungan yang melibatkan proses kognitif.[1]
            Ranah psikologi siswa yang terpenting adalah ranah kognitif, ranah kejiwaan yang berkedudukan pada otak ini, dalam perspektif psikologi kognitif adalah sumber, sekaligus pengendali ranah-ranah kejiwaan lainnya yakni ranah afektif dan psikomotorik. Tidak seperti organ tubuh lainnya, organ otak sebagai markas fungsi kognitif bukan hanya sebagai penggerak aktifitas akal fikiran, melainkan juga menara pengontrol aktifitas perasaan dan perbuatan.
Dalam pembelajaran pendidikan agama, khususnya pembelajaran mata pelajaran Al Quran Hadist di madrasah seringkali kita menemukan berbagai macam permasalahan. Diantaranya penguasaan hafalan materi dan proses pembelajarannya berpusat pada guru, banyak terjadi miskonsepsi, situasi membosankan dan siswa menjadi kesal sehingga pencapaian tujuan kognitif menjadi “mengulit bawang” serta rendahnya percaya diri siswa sebagai akibat dari lunaknya isi pembelajaran dan penyampaian guru. Oleh sebab itu guru dituntut menjadi seorang guru yang profesional dalam mengahadapi pendidikan yang selalu mengalami perubahan yang mengarah pada perbaikan untuk mencapai keberhasilan dalam proses pembelajaran diperlukan inovasi perangkat pembelajaran yang meliputi strategi pembelajaran dan kesiapan siswa dalam belajar.
Berdasarkan hal tersebut diatas, penulis mengadakan perbaikan pembelajaran melalui Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) agar siswa memperoleh penguasaan materi dengan lebih baik.

C. Rumusan Masalah
Berdasarkan diskusi antara penulis dengan teman sejawat pada mata Al Quran Hadist pada kelas V MI Madrasah Maslakul Ulum Trangkil Pati, bahwa faktor penyebab kekurang kemampuan siswa dalam penguasaan materi adalah:
a.       Penjelasan guru terlalu cepat
b.      Penjelasan materi di dominasi oleh guru
c.       Siswa kurang memperhatikan penjelasan guru
Berdasarkan faktor penyebab kekurangan yang tersebut diatas maka yang menjadi fokus perbaikan adalah “Bagaimanakah cara menggunakan strategi tanya jawab dan latihan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dalam penguasaan materi mata pelajaran Al Quran Hadist?”                                                             

D. Penegasan Istilah
Agar tidak terjadi penafsiran yang menyimpang dari judul yang dimaksud, maka perlu ditegaskan penjelasan beberapa istilah yang dianggap penting. Adapun istilah-istilah tersebut sebagai berikut :
1.      Implementasi
Implementasi adalah pelaksanaan.[2]
2.      Metode Tanya Jawab  dan Metode Latihan
Metode tanya jawab adalah metode mengajar yang memungkinkan terjadinya komunikasi lngsung yang bersifat two way traffic sebab pada saat yang sama terjadi dialog antara guru dan siswa. Guru bertanya siswa menjawab, atau siswa bertanya guru menjawab. Dalam komunikasi ini terlihat adanya hubungan timbal balik secara langsung antara guru dan siswa.[3] Pendapat tersebut didukung juga oleh Syaiful Bahri Djamaroh bahwa metode tanya jawab adalah cara penyajian mata pelajaran dalam bentuk pertanyaan yang harus dijawab, terutama dari guru kepada siswa dan dapat pula dari siswa kepada guru[4]. Sedangkan metode latihan adalah metode yang digunakan untuk memperoleh suatu ketangkasan atau ketrampilan dari apa yang dipelajari. [5]
3.      Mata Pelajaran Al Quran Hadist
Mata pelajaran Al Quran Hadist, yang dimaksudkan adalah salah satu mata pelajaran yang diajarkan di MI Maslakul Ulum Trangkil Pati.
4.      Prestasi  Belajar
Prestasi belajar adalah hasil yang telah dicapai dan telah dilakukan, dikerjakan dan secara akademis hasil pelajaran diperoleh dari kegiatan belajar disekolah atau perguruan tinggi yang ditentukan melalui pengukuran dan penelitian[6].  Jadi yang dimaksud prestasi belajar disini adalah hasil yang dicapai oleh anak didik setelah menempuh pendidikan di suatu lembaga pendidikan setelah mendapat bimbingan dan pengajaran dari seorang guru. Dalam hal ini akan dibuktikan dengan melalui hasil penilaian setelah dilakukan evaluasi.
.                                        
E. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar siswa melalui metode pembelajaran tanya jawab dan latihan pada mata pelajaran Al Quran Hadist di MI Maslakul Ulum Trangkil Pati.

F. Manfaat Penelitian
1. Bagi guru
a. Mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan
b. Meningkatkan kemampuan profesionalisme
c. Memperbaiki pembelajaran yang dikelolanya
2. Bagi siswa
a. Meningkatkan kualitas pendidikan
b. Memudahkan siswa menerima pembelajaran terutama mata   pelajaran Al Quran Hadist
c. Merangsang keaktifan  siswa
3. Bagi pembaca
Bagi pembaca agar dapat menambah wawasan dan termotivasi untuk meningkat prestasi belajar siswa.

G. Kajian Pustaka
     1. Metode Tanya Jawab dan Latihan
            a. Metode Tanya Jawab
Metode tanya jawab adalah metode mengajar yang memungkinkan terjadinya komunikasi lngsung yang bersifat two way traffic sebab pada saat yang sama terjadi dialog antara guru dan siswa. Guru bertanya siswa menjawab, atau siswa bertanya guru menjawab. Dalam komunikasi ini terlihat adanya hubungan timbal balik secara langsung antara guru dan siswa.[7]
Pertanyaan yang dirumuskan dan digunakan dengan tepat akan menjai alat komunikasi yang ampuh antara guru dan siswa. Oleh sebab itu guru harus menguasai berbagai tehnik bertanya dan guru juga harus mendengarkan dengan sungguh-sungguh apa yang dikemukakan siswa serta memberikan tanggapan positif terhadap siswa. Penguasaan tehnik bertanya merupakan penunjang agar siswa belajar aktif.
Dengan bertanya berarti siswa ada motivasi belajar dan setengah faham dengan apa yang disampaikan oleh gurunya. Semakin anak banyak bertanya maka semakin besar keinginan tahunya terhadap apa yang dipelajari, sehingga akan mudah menerima apa yang disampaikan guru.
            b. Metode Latihan
Metode latihan yang disebut juga metode training merupakan suatu cara mengajar yang baik untuk menanamkan kebiasaan-kebiasaan tertentu. Selain itu juga sebagai sarana untuk memelihara kebiasaan-kebiasaan yang baik. Mnetode ini digunakan untuk memperoleh suatu kletangkasan, ketepatn, kesempatan dan ketrampilan.[8]
Sebagai suatu metode yang diakui banyak mempunyai kelebihan, juga tidak dapat disangkal bahwa metode latihan ini mempunyai beberapa kelemahan. Kelebihan dari metode ini adalah:
a)      Untuk memperoleh kecakapan motoris seperti menulis, melafalkan huruf, kata-kata atau kalimat dan menggunakan alat-alat.
b)      Untuk memperoleh kecakapan mental seperti dalam perkalian, pengurangan dan hafalan-hafalan.
c)      Untuk memperoleh kecakapan dalam bentuk asosiasi yang dibuat, seperti hubungan huruf-huruf dalam ejaan, penggunaan simbol, membaca peta dan sebagainya.[9]

     2. Prestasi Belajar
            Prestasi belajar adalah hasil yang telah dicapai dan telah dilakukan, dikerjakan dan secara akademis hasil pelajaran diperoleh dari kegiatan belajar disekolah atau perguruan tinggi yang ditentukan melalui pengukuran dan penelitian[10]. Jadi prestasi belajar adalah hasil yang dicapai oleh anak didik setelah mereka menempuh pendidikan di suatu lembaga pendidikan setelah mendapat bimbingan dan pengajaran dari seorang guru. Hal ini akan dibuktikan dengan melalui hasil penilaian/evaluasi dengan menggunakan tes hasil belajar.
Adapun untuk mengetahui hasil yang dicapai oleh siswa dalam proses belajar mengajar adalah melalui evaluasi, karena fungsi evaluasi atau penilaian dalam proses belajar mengajar adalah untuk mengetahui tercapai tidaknya tujuan pengajaran dalam hal ini tujuan intruksional khusus, selain itu evaluasi juga untuk mengetahui keefektifan proses belajar mengajar yang telah dilakukan oleh seorang guru.[11]

       3. Implementasi Metode Penugasan dan Latihan Terhadap Prestasi Belajar
            Dengan metode penugasan dan latihan, siswa akan lebih aktif dan lebih membekas diingatan siswa tentang materi-materi yang dipelajarinya. Menurut Dr. E. Mulyasa penggunaan metode yang tepat akan turut menentukan efektivitas dan efisiensi pembelajaran maka dari itu metode pembelajaran harus dipilih dan dikembangkan untuk meningkatkan aktivitas dan kreativitas peserta didik[12]. Jadi apabila adanya ketepatan pemilihan metode pembelajaran maka akan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa, namun bila tidak ada ketepatan pemilihan metode pembelajaran maka sudah barang tentu akan berpengaruh buruk terhadap prestasi belajar siswa.

H. Indikator Hasil
Variabel indikator yang diamati dalam penelitian ini adalah prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran Al Quran Hadist materi hadist tentang ciri-ciri orang munafik.

I.       Metodologi Penelitian
     1. Subjek Penelitian
Pelaksanaan perbaikan pembelajaran Al Quran Hadist kelas V  siklus I dan II dilaksanakan dengan jadwal sebagai berikut:
            Tempat                        : MI .......................................                   
            Kelas/semester            : V/ II
            Tanggal pelaksanaan   : Pelaksanaan pembelajaran awal
                                                 Senin, 5 Mei 2008
                                                 Siklus I, Senin 12 Mei 2008
                                                 Siklus II, Senin 19 Mei 2008
      2. Deskripsi per siklus
            Prosedur pelaksanaan
            Langkah – langkah yang ditempuh dalam perbaikan pembelajaran Al Quran Hadist adalah sebagai berikut:
a.       Merencanakan kegiatan
Perbaikan pembelajaran Al Quran Hadist melaui PTK ini dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan, yang dilaksanakan 2 siklus. Rencana kegiatan yang penulis lakukan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa adalah sebagai berikut:
Siklus I :
·         Pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan guru dengan penjelasan yang tidak terlalu cepat dengan bahasa yang mudah diterima siswa.
·         Guru memotivasi siswa agar lebih terespon untuk bertanya pada guru.
·         Memperbanyak latihan-latihan soal lembar kerja dengan tanya jawab.
Siklus II:
Ø  Meningkatkan penyampaian materi pembelajaran dengan metode pengamatan dan bahasa yang mudah diterima.
Ø  Melibatkan siswa secara aktif dalam pembelajaran melalui tanya jawab dan tugas.
Ø  Membimbing dan memperbanyak latihan-latihan soal lembar kerja.
                       
b.      Melaksanakan kegiatan
Dari hasil perencanaan kegiatan, penulis menyusun rencana pembelajaran mata pelajaran Al Quran Hadist untuk sikuls I dan II yaitu:
·         Berorientasi pada upaya peningkatan motivasi  siswa agar mampu mengungkapkan apa yang belum dipahami terhadap materi yang disampaikan oleh guru.
·         Pelaksanaan perbaikan siklus I tanggal 12 Mei 2008 dan rencana pembelajaran (terlampir) yang berorientasi pada memotivasi belajar siswa serta mengungkapkan pertanyaan terhadap materi yang belum dipahami.
·         Pelaksanaan perbaikan siklus II tanggal 19 Mei 2008 dan rencana pembelajaran (terlampir) yang berorientasi pada peningkatan  siswa yang mendapat nilai rendah.
c.       Mengamati tindakan pembelajaran
Pada tahap ini penulis dengan bantuan teman sejawat dan seorang supervisor ( kepala madrasah) yang bertindak sebagai pengamat, sedangkan penulis sebagai pemberi tindakan.
Pembelajaran mengacu pada rencana perbaikan pembelajaran siklus I dan aspek yang diamati adalah :
·         Kegiatan guru dalam melakukan pola interaksi dan memotivasi  dalam pembelajaran
·         Kemampuan siswa dalam memahami materi pelajaran yang terealisasikan dalam bentuk tes formatif
Siklus II
Pada siklus II ini, penulis fokuskan pada siswa yang belum mencapai hasil yang optimal dari materi pembelajaran Al Quran Hadist
d.      Pengumpulan data
Setelah melakukan PBM dan menyelesaikan pembelajaran pada siklus I dan siklus II pada mata pelajaran Al Quran Hadist dengan pokok bahasan”Hadist tentang ciri-ciri orang munafik” penulis memperoleh data tentang:

Hasil evaluasi materi hadist tentang silaturrahmi  sebagai berikut:




No



Nama Siswa
Analisa Hasil Evaluasi
Sebelum PTK
Siklus I
Siklus II

Nilai

Ketuntasan Siswa

Nilai

Ketuntasan
 Siswa

Nilai
Ketuntasan Siswa
Tuntas
Belum
Tuntas
Belum
Tuntas
Belum
1

50

80

90

2

60

70

80

3

50

75

75

4

75

80

80

5

40

60

75

6

80

90

100

7

75

90

80

8

40

70

90

9

30

75

80

10

60

70

60

11

60

60

60

12

60

80

100

13

75

80

80

14

75

90

90

15

60

75

90


Jumplah
890


1145


1230



Rata-rata N.
59


76


82



N. Tertinggi
80


90


100



N. Terendah
30


60


60



Tk.Ketuntasan

33%
77 %

77 %
33 %

87 %
13 %

  1. Sebelum PTK
Nilai rata-rata              : 890 : 15 = 59
Nilai tertinggi              : 80
Nilai terendah             : 30
Tingkat ketuntasan      :  33 %                                       
  1. Perbaikan pembelajaran siklus I
Nilai rata-rata              : 1145 : 15 = 76
Nilai tertinggi              : 90
Nilai terendah             : 60
Tingkat ketuntasan      : 77 %
  1. Perbaikan pembelajaran siklus II
Nilai rata-rata              : 1230 : 15 = 82
Nilai tertinggi              : 100
Nilai terendah             : 60
Tingkat ketuntasan      : 87 %
Dengan memperhatikan tabel hasil evaluasi kelas V mata pelajaran Al Quran Hadist dan perbaikan siklus I dan siklus II sudah menunjukan peningkatan, yaitu sebelum perbaikan pembelajaran nilai rata-rata siswa 59 yang terbagi atas 5 memperoleh nilai tuntas dan 10 siswa memperoleh nilai belum tuntas. Setelah diadakan perbaikan pembelajaran siklus I rata-rata hasil evaluasi 76 yang terbagi atas 10 siswa memperoleh nilai tuntas dan 5 siswa belum tuntas. Adapun nilai perolehan pada siklus II rata-rata hasil evaluasi 82 yang terbagi atas 13 memperoleh nilai tuntas dan 2 siswa yang belum mendapat nilai tuntas. Sehingga siswa yang menguasai materi pelajaran Al Quran Hadist bab hadist tentang ciri-ciri orang munafiq ada  87 %.
Berdasarkan temuan dari teman sejawat yang dicatat pada lembar pengamatan  nilai semakin meningkat karena:
  1. Pembelajaran dilakukan dengan merangsang motivasi siswa untuk bertanya
  2. Adanya interaksi/ umpan balik dan penjelasan guru yang jelas
  3. Melibatkan siswa secara aktif untuk menjawab pertanyaan

Pembahasan:
Dalam proses pembelajaran Al Quran Hadist ditemukan masalah-masalah yang menyebabkan siswa kurang memahami materi tentang hadist silaturrahmi. Menurut Dr. E. Mulyasa penggunaan metode yang tepat akan turut menentukan efektivitas dan efisiensi pembelajaran maka dari itu metode pembelajaran harus dipilih dan dikembangkan untuk meningkatkan aktivitas dan kreativitas peserta didik[13]. Jadi apabila adanya ketepatan pemilihan metode pembelajaran maka akan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa, namun bila tidak ada ketepatan pemilihan metode pembelajaran maka sudah barang tentu akan berpengaruh buruk terhadap prestasi belajar siswa.
Langkah yang ditempuh guru untuk meningkatkan hasil belajar pada siklus I :
a.       Selalu memotivasi siswa untuk bertanya apabila tidak faham dengan penjelasan yang disampaikan guru.
b.      Mengadakan umpan balik yang berupa tanya jawab dan pemberian tugas .
Kurang keberhasilan pada siklus I diperbaiki pada siklus II yaitu dengan cara memperbanyak mengerjakan soal-soal latihan . Ternyata siswa dapat memperoleh nilai baik yaitu rata-rata 82 dengan ketuntasan 87 %, sehingga siswa merasa senang dengan pembelajaran tersebut.

J. Kesimpulan dan Saran
     a. Kesimpulan
Berdasarkan kriteria dan diskripsi hasil evaluasi yang tersebut diatas, maka dapat penulis simpulkan bahwa:
a.       Mengatur waktu secara efektif untuk mengadakan umpan balik terhadap materi.
b.      Selalu memotivasi siswa untuk mengungkapkan hal yang belum dipahami terhadap materi yang disampaikan oleh guru.
c.       Memberi kesempatan waktu untuk menanyakan kejelasan materi


      b. Saran
Perbaikan pembelajaran melaui PTK sangat baik digunakan dan dikembangkan oleh guru demi meningkatkannya kemampuan siswa dalam pembelajaran.
Beberapa hal yang dapat dipakai acuan dalam peningkatan prestasi belajar adalah:
1.      Menciptakan suasana kelas yang kondusif
2.      Penjelasan guru dalam menyampaikan materi harus menarik dan bervariasi.
3.      Memberikan bimbingan kepada siswa
4.      Menyusun evaluasi tes akhir dari tingkat yang mudah ke sukar
5.      Mengalokasikan waktu sesuai kegiatan pembelajaran.
Disampaing itu kiranya seseorang guru harus selalu meningkatkan pengetahuannya baik melalui KKG, workshop dan penataran agar dapat memperbaiki kinerjanya dan dapat melaksanakan perbaiakn pembelajaran melalui PTK.



















Lampiran-lampiran:

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
 ( SEBELUM PERBAIKAN )

Satuan Pendidikan
:
Madrasah Ibtidaiyah
Mata Pelajaran
:
Al Qur’an Hadits
Kelas/Semester
:
V/2
Alokasi Waktu
:
4 x 35 menit
Pertemuan ke
:
1 s/d 2
Standar Kompetensi
:
2.      Mampu memahami arti surat-surat tertentu dalam Juz Amma dan memahami lafal dan arti hadits tentang taqwa, sholat berjamaah dan ciri-ciri orang munafiq.
Kompetensi Dasar
:
2.1.Memahami hadits tentang ciri-ciri orang munafik
Indikator
:
·         Hafal hadits tentang ciri-ciri orang munafiq
·         Dapat menerjemahkan hadits tentang ciri-ciri orang munafiq
·         Dapat menjelaskan kandungan  hadits tentang ciri-ciri orang munafiq
·         Dapat menjelaskan pengertian munafiq
·         Dapat menyebutkan ciri – ciri orang munafiq
·         Dapat menjelaskan bahayanya sifat munafiq
·         Dapat menyebutkan contoh prilaku yang mencerminkan kemunafikan
·         Dapat menjauhi sifat munafiq

A.    Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran ini siswa dapat (1) Hafal hadist tentang cirri-ciri orang munafiq (2) Menerjemahkan hadist ciri-ciri orang munafiq (3) Menjelaskan kandungan hadist tentang ciri-ciri orang munafiq (4) Menjelaskan pengertian munafiq (5) Menyebutkan ciri-ciri orang munafiq (6) Menjelaskan bahayanya sifat munafiq (7) Menyebutkan contoh perilaku yang mencerminkan kemunafikan (8) Menjauhi sifat munafiq
B.     Materi Pembelajaran
Hadist tentang ciri-ciri orang munafiq dan kandungan isinya
C.     Metode Pembelajaran
Diskusi, Tanya Jawab, Bercerita
D.    Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan I
1.   Kegiatan awal
·         Guru menjelaskan tujuan pembelajaran
·         Membaca hadits tentang ciri-ciri orang munafiq secara bersama-sama
2.   Kegiatan inti
·         Secara individu siswa diminta membaca hadist ciri-ciri orang munafiq dengan bergantian
·         Guru menjelaskan arti kata hadist ciri-ciri orang munafiq
·         Menerjemahkan hadits tentang ciri-ciri orang munafiq
3.   Kegiatan akhir
·         Secara bersama-sama siswa diminta membaca dan menerjemahkan hadist cirri-ciri orang munafiq
·         Guru memberikan tugas kepada siswa menghafalkan hadist cirri-ciri orang munafiq untuk pertemuan yang akan datang
·         Guru memotivasi siswa untuk lebih giat belajar.

Pertemuan II
1.       Kegiatan awal
·         Secara bersama-sama siswa membaca dan menerjemahkan hadist cirri-ciri orang munafiq
2.       Kegiatan inti
·         Secara individu siswa diminta menghafal dan menerjemahkan hadist cirri-ciri orang munafiq dengan bergantian didepan kelas
·         Guru menjelaskan pengertian munafiq, cirri-ciri dan bahayanya         
·         Siswa diminta memberikan contoh prilaku yang mencerminkan kemunafikan
3.         Kegiatan akhir
·         Secara bersama-sama siswa membaca dan menerjemahkan hadist cirri-ciri orang munafiq
·         Guru memotivasi siswa untuk lebih giat belajar

E.     Alat dan Sumber Belajar
Sumber Belajar :
·         Buku Paket Al-Qur’an Hadits kelas II MI
·         Buku yang relevan
·         LKS
Alat :
Papan tulis, kapur, penghapus

F.      Penilaian
Teknik       : Tes
Bentuk      : Tertulis, Unjuk kerja, Lesan, Performance
Instrumen  : Terlampir


Lampiran

Tes lesan

Hafalkan hadist cirri-ciri orang munafiq beserta artinya!                                 

Tes tertulis

Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat!
1. Hadist diatas diriwayatkan oleh…………..
            a. Ibnu Majah              c. Bukhori dan Muslim
            b. Tirmizi                     d. Hakim dan Ahmad
2. Orang munafiq selalu berkata……………
            a. Baik                         c. Benar
            b. Sopan                      d. Dusta
3. Apabila berjanji, orang munafiq selalu………………..
                        a. Mengingkari            c. Mempertanggungjawabkan
                        b. Menepatinya           d. Menunaikanya
4. ﻖﻓ ﺎﻧﻣﻟﺍ ﺔﻴﺍ artinya…………
                        a. Tanda-tanda orang kafir                  c. Tanda-tanda orang fasik
                        b. Tanda-tanda orang munafiq            d. Akibat orang munafiq
5. ﻦ ﺎﺨ artinya
                        a. Khianat                    c.  Mengingkari
                        b. Dipercaya                d. Berjanji
Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan singkat dan tepat!
1. Apa artinya munafiq?
2. Sebutkan tanda-tanda orang munafiq!
3. Mengapa Allah SWT sangat membenci orang munafiq?
4. Apa akibat yang ditimbulkan oleh orang munafiq?
5. Bagaimana caranya agar kita terhindar dari sifat munafiq?

Unjuk kerja dan performance

Kelas dibagi dalam 5 kelompok untuk membuat kaligrafi hadist tentang ciri-ciri orang munafiq

















RENCANA PERBAIKAN  PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
SIKLUS I

Satuan Pendidikan
:
Madrasah Ibtidaiyah
Mata Pelajaran
:
Al Qur’an Hadits
Kelas/Semester
:
V/2
Alokasi Waktu
:
2 x 35 menit
Pertemuan ke
:
1
Standar Kompetensi
:
3.      Mampu memahami arti surat-surat tertentu dalam Juz Amma dan memahami lafal dan arti hadits tentang taqwa, sholat berjamaah dan ciri-ciri orang munafiq.
Kompetensi Dasar
:
2.2.Memahami hadits tentang ciri-ciri orang munafik
Indikator
:
·         Hafal hadits tentang ciri-ciri orang munafiq
·         Dapat menerjemahkan hadits tentang ciri-ciri orang munafiq
·         Dapat menjelaskan kandungan  hadits tentang ciri-ciri orang munafiq
·         Dapat menjelaskan pengertian munafiq
·         Dapat menyebutkan ciri – ciri orang munafiq
·         Dapat menjelaskan bahayanya sifat munafiq
·         Dapat menyebutkan contoh prilaku yang mencerminkan kemunafikan
·         Dapat menjauhi sifat munafiq

A.    Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran ini siswa dapat (1) Hafal hadist tentang cirri-ciri orang munafiq (2) Menerjemahkan hadist ciri-ciri orang munafiq (3) Menjelaskan kandungan hadist tentang ciri-ciri orang munafiq (4) Menjelaskan pengertian munafiq (5) Menyebutkan ciri-ciri orang munafiq (6) Menjelaskan bahayanya sifat munafiq (7) Menyebutkan contoh perilaku yang mencerminkan kemunafikan (8) Menjauhi sifat munafiq
B.     Materi Pembelajaran
Hadist tentang ciri-ciri orang munafiq dan kandungan isinya
C.     Metode Pembelajaran
Diskusi, Tanya Jawab, Bercerita, latihan
D.    Langkah-langkah Pembelajaran
1.   Kegiatan awal (15 menit)
·         Guru menjelaskan tujuan pembelajaran
·         Membaca hadits tentang ciri-ciri orang munafiq secara bersama-sama
2.   Kegiatan inti ( 40 menit )
·         Secara individu siswa diminta membaca hadist ciri-ciri orang munafiq dengan bergantian
·         Guru menjelaskan arti kata hadist ciri-ciri orang munafiq
·         Menerjemahkan hadits tentang ciri-ciri orang munafiq
·         Guru memberi tugas mengerjakan soal latihan
·         Membahas soal latihan
3.   Kegiatan akhir (15 menit)
·         Guru memberikan tugas kepada siswa menghafalkan hadist cirri-ciri orang munafiq untuk pertemuan yang akan datang
·         Guru memotivasi siswa untuk lebih giat belajar.
E.     Alat dan Sumber Belajar
Sumber Belajar :
·         Buku Paket Al-Qur’an Hadits kelas II MI
·         Buku yang relevan
·         LKS
Alat :
Papan tulis, kapur, penghapus

F.      Penilaian
Teknik       : Tes
Bentuk      : Tertulis, Unjuk kerja, Lesan, Performance
Instrumen  : Terlampir



Lampiran

Tes lesan

Hafalkan hadist cirri-ciri orang munafiq beserta artinya!                                 

Tes tertulis

Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat!
1. Hadist diatas diriwayatkan oleh…………..
            a. Ibnu Majah              c. Bukhori dan Muslim
            b. Tirmizi                     d. Hakim dan Ahmad
2. Orang munafiq selalu berkata……………
            a. Baik                         c. Benar
            b. Sopan                      d. Dusta
3. Apabila berjanji, orang munafiq selalu………………..
            a. Mengingkari            c. Mempertanggungjawabkan
            b. Menepatinya           d. Menunaikanya
4. ﻖﻓ ﺎﻧﻣﻟﺍ ﺔﻴﺍ artinya…………
            a. Tanda-tanda orang kafir                  c. Tanda-tanda orang fasik
            b. Tanda-tanda orang munafiq            d. Akibat orang munafiq
5. ﻦ ﺎﺨ artinya
            a. Khianat                    c.  Mengingkari
            b. Dipercaya                d. Berjanji
Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan singkat dan tepat!
1. Apa artinya munafiq?
2. Sebutkan tanda-tanda orang munafiq!
3. Mengapa Allah SWT sangat membenci orang munafiq?
4. Apa akibat yang ditimbulkan oleh orang munafiq?
5. Bagaimana caranya agar kita terhindar dari sifat munafiq?









RENCANA PERBAIKAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
SIKLUS II

Satuan Pendidikan
:
Madrasah Ibtidaiyah
Mata Pelajaran
:
Al Qur’an Hadits
Kelas/Semester
:
V/2
Alokasi Waktu
:
4 x 35 menit
Pertemuan ke
:
1 s/d 2
Standar Kompetensi
:
4.      Mampu memahami arti surat-surat tertentu dalam Juz Amma dan memahami lafal dan arti hadits tentang taqwa, sholat berjamaah dan ciri-ciri orang munafiq.
Kompetensi Dasar
:
2.3.Memahami hadits tentang ciri-ciri orang munafik
Indikator
:
·         Hafal hadits tentang ciri-ciri orang munafiq
·         Dapat menerjemahkan hadits tentang ciri-ciri orang munafiq
·         Dapat menjelaskan kandungan  hadits tentang ciri-ciri orang munafiq
·         Dapat menjelaskan pengertian munafiq
·         Dapat menyebutkan ciri – ciri orang munafiq
·         Dapat menjelaskan bahayanya sifat munafiq
·         Dapat menyebutkan contoh prilaku yang mencerminkan kemunafikan
·         Dapat menjauhi sifat munafiq

A.    Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran ini siswa dapat (1) Hafal hadist tentang cirri-ciri orang munafiq (2) Menerjemahkan hadist ciri-ciri orang munafiq (3) Menjelaskan kandungan hadist tentang ciri-ciri orang munafiq (4) Menjelaskan pengertian munafiq (5) Menyebutkan ciri-ciri orang munafiq (6) Menjelaskan bahayanya sifat munafiq (7) Menyebutkan contoh perilaku yang mencerminkan kemunafikan (8) Menjauhi sifat munafiq
B.     Materi Pembelajaran
Hadist tentang ciri-ciri orang munafiq dan kandungan isinya
C.     Metode Pembelajaran
Diskusi, Tanya Jawab, latihan, Bercerita
D.    Langkah-langkah Pembelajaran
1.       Kegiatan awal (5 menit)
·         Secara bersama-sama siswa membaca dan menerjemahkan hadist cirri-ciri orang munafiq
2.       Kegiatan inti ( 50 menit )
·         Secara individu siswa diminta menghafal dan menerjemahkan hadist cirri-ciri orang munafiq dengan bergantian didepan kelas
·         Guru menjelaskan pengertian munafiq, cirri-ciri dan bahayanya         
·         Siswa diminta memberikan contoh prilaku yang mencerminkan kemunafikan
·         Guru memberi tugas mengerjakan soal-soal latihan
·         Membahas soal latihan
3.         Kegiatan akhir (15 menit)
·         Guru memotivasi siswa untuk lebih giat belajar

E.     Alat dan Sumber Belajar
Sumber Belajar :
·         Buku Paket Al-Qur’an Hadits kelas II MI
·         Buku yang relevan
·         LKS
Alat :
Papan tulis, kapur, penghapus

F.      Penilaian
Teknik       : Tes
Bentuk      : Tertulis, Unjuk kerja, Lesan, Performance
Instrumen  : Terlampir
Lampiran

Tes lesan

Hafalkan hadist cirri-ciri orang munafiq beserta artinya!                                 

Tes tertulis

Isilah titik – titik dibawah ini dengan tepat!
1.      Janji adalah hutang, maka harus……………….
2.      Katakanlah yang benar, walaupun………………..
3.      Yang akan menempati neraka ditangga paling bawah adalah………
4.      Insya Allah artinya…………..
5.      Amanah itu harus disampaikan pada…………….
6.      Amanah itu akan mendatangkan………………..
7.      Lawan sifat amanah adalah………….
8.      Bila berjanji hendaklah diiringi ucapan………….
9.      Ani dititipi uang untuk disampaikan kepada kakaknya. Oleh Ani uang itu malah untuk jajan. Ani cermin anak yang…………..
10.  Budi mendapat tugas mengedarkan undangan. Budi menyampaikan ke alamat masing-masing. Budi cermin anak yang……………

Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan tepat!
1. Siapakah yang disebut orang munafiq itu?
2. Apa akibat orang yang suka ingkar janji?
3. Tindakan apa yang harus kamu lakukan, bila kamu tidak dapat memenuhi janji?
4. Apa sebab setiap kita akan berjanji diperintah untuk mengiringi dengan    ucapan InsyaAllah?
5. Bagaimanakah caranya kita menghindari sikap munafiq?

           










[1] Muhibbin Syah, Psikologi Belajar, (Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1999), hlm.68.
[2] Ibid..,hlm.377.
[3] Ahmad Sabri, Strategi Belajar Mengajar dan Micro Teaching, ( Ciputat: Ciputat Press, 2005), hlm.55
[4] Syaiful Bahri Djamaroh, Strategi Belajar Mengajar, ( Jakarta: Rineka Cipta, 2002), hlm. 107  
[5] Ahmad Sabri, op cit.., hlm. 64.
[6] Ahmad Tafsir, Pendidikan Agama Dalam Keluarga,(Bandung: Remaja Rosda Karya, 1996), hlm. 7.
[7] Ahmad Sabri, Strategi Belajar Mengajar dan Micro Teaching, ( Ciputat: Ciputat Press, 2005), hlm.55
[8] Syaiful Bahri Djamaroh, op cit.., hlm. 108.
[9] Ibid..
[10] Ahmad Tafsir, Pendidikan Agama Dalam Keluarga,(Bandung: Remaja Rosda Karya, 1996) hlm. 7.
[11] Dr. Nana Sudjana, Dasar – dasar Proses Mengajar, (Bandung: Sinar Baru, 1991), hlm. 11.
[12] E. Mulyasa, Menjadi Guru Profesional, (Bandung: Remaja Rosda Karya, 2005) hlm. 108
[13] E. Mulyasa, op cit..,hlm. 107.

No comments:

© Copyright YONGKIRUDI